Analisis Usaha Budidaya Ikan Gurame

Analisis usaha pembesaran ikan air tawar yaitu budidaya ikan air tawar yang dilakukan secara intensif mempunyai tujuan akhir untuk mendapatkan keuntungan. Dengan mengetahui tingkat kelayakan budidayanya, pelaku budidaya pembesaran ikan air tawar bisa memperoleh gambaran yang komprehensif tentang usaha yang akan dilakukanya. Analisis usaha sangat penting artinya bagi pelaku budidaya pembesaran ikan air tawar, karena :
  1. Analisis usaha merupakan panduan untuk membuat penghitungan biaya dan komponen produksi selama budidaya.
  2. Analisis usaha merupakan acuan untuk memperbaiki dan meningkatkan produktivitas usaha agar keuntungan dapat ditingkatkan.
  3. Analisis usaha memberikan gambaran atau risiko suatu budidaya.
  4. Analisis usaha memberikan gambaran pembiayaan dan kebutuhan sarana produksi yang dibutuhkan selama budidaya.
Sebagai contoh akan digambakan usaha dengan tempat budidaya yang berbeda, yaitu :
  1. Budidaya ikan gurami pada kolam air tenang (KAT) dari terpal.
  2. Budidaya ikan nila pada karamba jaring apung sederhana.
  3. Budidaya ikan sidat di kolam terpal.
Analisis usaha pada budidaya pembesaran ikan air tawar ini mengulas kebutuhan investasi (modal), biaya operasional, penerimaan dan profit (keuntungan) yang diperoleh.

Budidaya ikan gurami dengan teknologi kolam terpal
Spesifikasi :
Jenis bibit  : Gurami Soang
Ukuran bibit  : 250 gr/ekor
Luas kolam  : 5 X 10 (50m²)
Lama Usaha  : 5 bulan
Tempat  : Banguntapan, Bantul.
1. Insvestasi


INVESTASI
NILAI INVESTASI (Rp.)
Sewa lahan 100 m (selama 1 tahun)
50.000
Pembuatan kolam (umur pakai 10 periode)
150.000


Diesel (masa pakai 10 tahun)
3.000.000
Terpal (masa pakai 5 tahun)
400.000
Selang 25 m (masa pakai 5 tahun)
60.000
Sifon (masa pakai 2 tahun)
30.000
TOTAL INVESTASI
3.690.000

2. Biaya operasional


BIAYA OPERASIONAL
NILAI INVESTASI
(Rp)
Bibit 137,5 @22.000
3.025.000
Pakan pelet 300 kg @7000
2.100.000
Hijauan 950 kg @250
237.500
Sekam 30 karung @3000
90.000
Probiotik
200.000
Garam
10.000
VITERNA Plus 2 botol @41000
82.000
POC NASA @31000
31.000
TON 1 botol
42.500
Bahan bakar solar
40.000
Tenaga kerja
230.000
Biaya penyusutan kolam
15.000
Biaya penyusutan terpal
35.000
Biaya penyusutan diesel
150.000
Biaya penyusutan sewa lahan
25.000
TOTAL BIAYA OPERASIONAL
6.313.000

3. Penerimaan : 380 kg @ Rp. 22.000 = Rp. 8.360.000,-
4. Keuntungan : Rp. 8.360.000 Rp. 6.313.000 = Rp. 2.047.000,-
5. Pertimbangan usaha :
a. BEP (Break Even Poin)
BEP untuk harga produksi :
BEP : Rp. 6.313.000 : 380 kg : Rp. 16.613 /kg
Dengan produksi ikan sebanyak 380 kg, titik balik modal akan tercapai jika harga penjualan : Rp. 16.613/kg
BEP untuk volume produksi :
BEP : Rp. 6.313.000 : Rp. 22.000/kg : 286,95 kg
Dengan harga penjualan ikan sebesar Rp. 22.000,-/kg, titik balik modal akan tercapai jika volume panen mencapai 286,95 kg.
b. B/C Ratio (Perbandingan Penerimaan dan Biaya)
B/C : Rp. 8.360.000 : 6.313.000 : 1,32.
Setiap penambahan biaya Rp. 1 akan memperoleh penerimaan Rp. 1,32

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Analisis Usaha Budidaya Ikan Gurame"

  1. makasih min atas penerangannya
    izin copy buat tugas ane

    BalasHapus
  2. Silahkan Gan... Sukses Selalu yaa...

    BalasHapus
  3. gan....harga2 tsb update terakhir kah? saya minat mau usaha ini gan...bisa di call ?
    herdi.bardian@gmail.com

    BalasHapus
  4. Harga Tersebut masih berlaku gan... Untuk Luar Jawa harga menyesuaikan menurut wilayah (harga beda sedikit). Info harga VITERNA, POC.NASA, HORMONIK, TON, TANGGUH dan Produk Nasa lainya hubungi 081-225-9999-01 Pin BlackBerry 2B11A003. Email donosapari@gmail.com

    BalasHapus