Pemasaran Udang Galah

Dalam sistem pemasaran maka aspek 3K sangatlah penting, yaitu : Kualitas, Kuantitas dan Kontinyuitas. Sehingga diharapkan jika akan melakukan budidaya Udang ini hendaknya memperhatikan 3 hal tersebut. 
  • Permintaan Luar Negeri
Negara-negara yang menyenangi udang galah adalah : Jepang, Negara-negara Eropa dan Timur Tengah, bahkan terakhir ini ada permintaan dari Australia.

  • Permintaan Dalam Negeri
Daerah-daerah yang potensial menyerap hasil udang galah adalah terutama daerah-daerah tujuan wisata seperti Bali, Yogyakarta, Jawa Barat dsb. Karena biasanya udang galah ini digunakan untuk mengisi kebutuhan hotel-hotel berbintang dan restoran-restoran. Tetapi akhir-akhir ini dengan semakin majunya pengetahuan masyarakat, banyak yang sudah mencari-cari udang galah untuk konsumsi keluarga. Untuk hotel-hotel berbintang, umumnya yang diminati adalah udang galah dalam ukuran besar dengan size dibawah 15, biasanya orang asing / turis menyebutnya dengan baby lobster. Tetapi masyarakat umum biasanya masih meminati udang galah dengan size 20-50, dan sudah tentu harganya lebih murah.
Pada hari-hari biasa, sebuah restoran hanya menghabiskan 30-50 kg perminggu, dan puncak permintaan tertinggi biasanya pada saat hari sabtu dan minggu. Tetapi jika melewati musim libur panjang bisa menghabiskan 500-1000 kg perminggunya.
Sehingga yang harus diperjuangkan adalah bagaimana udang galah hasil budidaya ini bisa masuk ke hotel-hotel berbintang dengan size 30-40, dengan harga ideal Rp.40.000,- - Rp. 50.000,- / Kg. Kenyataan sekarang ini harga rata-rata udang galah dengan size diatas dari petani berkisar Rp. 30.000,- - Rp. 50.000,- / Kg.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemasaran Udang Galah"

Posting Komentar