Pemasukan Air Budidaya Ikan dan Udang

Dalam tahap pemasukan air ini, yang perlu diperhatikan adalah kesiapan atau ketersediaan air baru yang akan kita alirkan ke tambak dan membuat filter di saluran pemasukan air. Air harus tersedia dalam jumlah yang cukup sampai ketinggian air yang ingin dicapai atau diinginkan. Filter air terbuat dari waring atau jaring kecil dengan ukuran 0,5 sampai 1 mm atau dari hava. Sebaiknya waring dirangkap minimal 2 rangkap. Tujuanya agar binatang-binatang liar, rebon atau udang-udang kecil dari luar tidak masuk ke dalam tambak, karena udang-udang liar tersebut dapat membawa bibit virus.

Saluran Pemasukan dan pengeluaran air sebaiknya dibuat secara terpisah. Sehingga antara air yang masuk dan air yang dikeluarkan dari tambak tidak akan tercampur.

di dalam tahap pemasukan air ini, sebaiknya air jangan dimasukaan penuh dulu. cukup 10 - 25 cm. Tujuanya adalah untuk membibitkan plankton setelah tambak diberikan perlakuan pemberian TON. Setelah dibiarkan 3 hari baru kemudian diisikan lagi air baru sampai ketinggian normal yaitu : antara 80 - 120 cm.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pemasukan Air Budidaya Ikan dan Udang"

  1. Ud mina rejeki,pusat penyediaan dan pengiriman benih ikan air tawar, nila merah/hitam, lele, gurame, bawal, patin dll.khusus melayani pengiriman luar pulau jawa, berpengalaman pengiriman bibit ikan dikota kota besar di indonesia..,hub fajar di 085643494797 pin bb 294E3A24 klik www.udminarejeki.blogspot.com

    BalasHapus